Jatim Siapkan Lahan Pengembangan Kawasan Industri 31.784 Ha

Provinsi Jawa Timur akan terus mengembangkan area Kawasan Industri (KI) dengan luas potensi lahan 31.784 ha di sejumlah wilayah guna mengakomodasi kebutuhan investasi bidang manufaktur dalam beberapa tahun ke depan.

Kepala Bidang Pengembangan Industri dan Perdagangan Disperindag Jatim, Saiful Jasan mengatakan hingga saat ini total Kawasan Industri yang ada baru sekitar 4.097 ha.

KI itu di antaranya, Java Integrated Industrial Port Estate (JIIPE) 1.761 ha, Kawasan Industri Gresik (KIG) 140 ha, Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) 248 ha, Sidoarjo Industrial Estate Brebek (SIEB) 87 ha, Ngoro Industrial Park (NIP) 500 ha.

Adapula, Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) 534 ha, dan Safe N Lock Eco Industrial Park 307, ha.

"Pemerintah dan pengembang akan terus menyediakan KI terutama daerah-daerah potensi di luar ring 1 yang memiliki UMK lebih rendah sehingga diharapkan bisa memiliki daya saing," katanya kepada Bisnis, Senin (1/7/2019).

Dia mengatakan Kawasan Industri yang sedang digarap dan ditawarkan ini diantaranya berada di Gresik yakni KI Agroindustri Gresik Utara 4.300 ha dan KI Salt Laka 285 ha, sedangkan di Jombang ada Kawasan Industri Mojokerto seluas 10.000 ha.

"Di Tuban juga ada ekspansi pengembang PT. Kawasan Industri Gresik seluas 300 ha, dan di Lamongan ada Kawasan Industri Maritim 400 ha, serta Kawasan Industri Wongsorejo (KIW) seluas 480 ha di Banyuwangi," imbuhnya.

 

Sumber: Bisnis.com


Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Sangat Bagus: 0%
Bagus: 0%
Biasa Saja: 0%
Kurang Bagus: 0%